Jingo Base

Just another WordPress.com weblog

Kisah pegawai sapu ijuk

Alkisah di negeri Cina ada seorang gadis muda yang bekerja di sebuah pabrik sapu ijuk, sebut saja namanya Nana. Gadis muda ini mulai bekerja sejak berumur 12 tahun di pabrik sapu ijuk ini sampai sekarang berusia 15 tahun, mulai memasuki masa-masa remajanya. Suatu ketika ketika Nana sedang mandi sangat terkejutlah ia ketika Nana memperhatikan daerah di bawah perutnya yang ternyata bermunculan banyak rambut hitam tebal serupa ijuk. Setelah mandi Nana sangat stress memikirkan hal ini, dia menduga pasti ijuk yang sering dikerjakannya setiap hari di pabrik ijuk telah meracuni badannya dengan virus berbahaya sehingga daerah dibawah perutnya muncul banyak sekali ijuk.
Keesokan harinya melaporlah Nana kepada manager di pabrik ijuk tempat Nana bekerja.
“Pak manager, mohon maaf saya ingin segera mengundurkan diri dari pabrik ini.”
Sang manager pun sangat terkejut dengan keputusan Nana ini, sebab dia tahu bahwa prestasi kerja Nana sangatlah mengesankan dirinya selama ini. Bertanyalah sang manager kepada Nana,
“Nana, ada apa yang terjadi sehingga membuat kamu ingin mengundurkan diri.”
Tetapi Nana tidak mau mengatakan alasan apa yang menyebabkan Nana ingin mengundurkan diri kepada Managernya, Nana tetap bersikeras ingin mengundurkan diri. Bertambah bingunglah sang Manager, dan pada akhirnya sang Manager memutuskan menunda permintaan pengunduran diri Nana hari itu dan Nana kembali bekerja lagi. Selama di kantornya sang Manager bingung luar biasa menerka-nerka apa yang menyebabkan Nana ingin mengundurkan diri.
Keesokan harinya Sang Manager kembali memanggil Nana ke ruangannya, lalu dengan rasa penasaran yang menggebu-gebu sang Manager terus menanyai Nana apa penyebab Nana ingin mengundurkan diri. Setelah berulang kali bertanya, akhirnya Nana pasrah juga dengan pertanyaan sang Manager ini.
“Oke lah Pak, sebenarnya saya ini sangat takut bekerja lagi di pabrik ini.”
“Lha Na, kamu sudah lebih dari 3 tahun bekerja di sini, tetapi kenapa tiba-tiba kamu ingin mengundurkan diri?”
“Umm….sebenarnya saya takut Pak, setelah bekerja sekian lama saya baru menyadari bahwa bekerja di sini telah membuat saya terinfeksi penyakit yang diakibatkan oleh ijuk-ijuk ini Pak.”
Sang Manager sangatlah terkejut dengan pernyataan Nana ini, bertanyalah ia kepada Nana,
“Hah…selama saya bekerja disini saya tidak pernah menemui penyakit seperti ini. Katakan penyakit apa yang sedang kamu alami Na!”
“Nih Pak coba lihat ini, ijuk-ijuk sekarang tumbuh di sini Pak, bagaimana ini bisa terjadi pada saya…” ujar Nana sambil membuka rok dan celana dalam yang dikenakannya di depan sang Manager. Sang Manager bukannya terkejut tapi cuman senyum-senyum saja, lalu dia pun berkata
“Ah kalo cuman segitu sich belum seberapa Na.”
Nana sangat terkejut juga dengan perkataan sang Manager, dikiranya sang Manager akan terkejut tapi sang Manager malah menganggap remeh penyakit itu.
“Maksud bapak bagaimana toh? Saya ini jadi bingung…??” tanya Nana.
“Ah kalo cuman numbuh ijuk segitu sih gak seberapa Na…nich coba lihat punya bapak…” ujar sang Manager sambil membuka celananya dan memperlihatkan isinya kepada Nana. Nana sangat terkejut apa yang terpampang didepannya itu. Lalu sang manager berkata lagi:
“Kalo cuman ijuk yang keluar sich belum apa-apa Na, nich lihat bapak sekarang ampe gagang-gagangnya ijuk dah nongol.”
Nana setelah mendengar pernyataan dan melihat ‘gagang’ ijuknya sang Manager langsung jatuh pingsan dan setelah sadar langsung meminta pengunduran dirinya keesokan harinya kepada sang Manager…

April 1, 2008 - Posted by Mr.Q | Uncategorized | | No Comments Yet

No comments yet.

Leave a comment